Kondisi Rafael Nadal setelah Melawan Denis Shapovalov: Dia Kehilangan 4 Kg, Dehidrasinya Sangat Parah

26 Januari 2022, 17:46 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Rafael Nadal menyalami Denis Shapovalov setelah memenangkan pertandingan perempat final di antara mereka dengan susah payah.
Rafael Nadal menyalami Denis Shapovalov setelah memenangkan pertandingan perempat final di antara mereka dengan susah payah. /Twitter @toisports

SKOR.id - Carlos Moya, pelatih Rafael Nadal, menyebut anak didiknya melakukan kesalahan ganda terbanyak dalam kariernya selama pertandingan perempat final melawan petenis Kanada, Denis Shapovalov (14).

Toh, bagaimanapun, menurut Moya yang mantan petenis nomor satu dunia itu, servis-servis tersebut yang memberi Nadal poin hingga akhir permainan.

“Itu disebut evolusi. Itu hari di mana dia melakukan double fault terbanyak dalam kariernya tetapi dia memenangkan pertandingan berkat servisnya,” jelas sang pelatih dalam wawancara dengan Cadena COPE.

Moya, yang terjegal oleh Pete Sampras di final Australia Open 1997, merinci serangan cuaca panas yang diderita oleh Nadal, serta bagaimana dia mampu membalikkan situasi yang sangat buruk melawan Shapovalov.

“Dia kehilangan empat kilo setelah pertandingan itu, dehidrasinya sangat hebat."

"Rafa selalu menderita dalam kondisi seperti itu. Saya telah melakukan semuanya dengan benar, jadi kami tidak mengharapkan itu terjadi pada satu setengah jam ke dalam permainan, untuk memenangkan seluruh set melawan pemain yang lebih baik darinya."

"Pada akhirnya permainan buruk Shapovalov dan kekuatan mental Rafa yang tangguh yang menentukan permainan," ujar Moya.

“Dia pulih dengan cepat dari serangan panas. Saya belum bersamanya pagi (Rabu) ini, tetapi saya membayangkan dia melihat hari yang lebih baik. Kuncinya adalah Rafa akan memiliki satu hari ekstra yang berguna karena dia akan bermain pada hari Jumat.”

Grand Slam Ke-21
Moy juga mengungkapkan bahwa "bahkan dalam skenario yang paling optimistis sekalipun", mereka meyakini pemenang 20 Grand Slam itu akan mencapai semifinal.

Partai semifinal Australia Open akan mempertemukan Matteo Berrettini asal Italia melawan Rafael Nadal asal Spanyol pada hari Jumat.
Partai semifinal Australia Open akan mempertemukan Matteo Berrettini asal Italia melawan Rafael Nadal asal Spanyol pada hari Jumat. Twitter @AustralianOpen

“Nadal selalu kembali dan selalu berperang. Itulah Rafa ”, tambah Moya tentang seorang Nadal yang akan menghadapi petenis Italia, Matteo Berrettini (7) di semifinal.

Sang pelatih, yang menjadi pemenang Roland Garros pada edisi 1998 melawan rekan senegaranya Alex Corretja, mengkritik kerasnya kalender tenis yang terlalu panjang dan menggambarkannya sebagai "wild".

"Mereka yang bermain di final Piala Davis selesai pada 8 atau 9 Desember dan berada di sini mulai 1 atau 2 Januari. Kalendernya sangat liar, itu salah satu hal yang harus diubah."

"(Situasi) Ini yang membuat Rafa tidak datang dengan persiapan matang di beberapa event dan mengalami masalah pada kaki atau lututnya."

Tapi, kata Moya, kali ini mereka mempersiapkan diri lebih baik untuk Nadal, yang melakukan perjalanan ke Australia setelah enam bulan tidak aktif akibat masalah pada kaki kanannya.

Moya juga mengklarifikasi bahwa tim memilih untuk tidak membicarakan kemungkinan Nadal bisa menjadi pemain tenis tersukses dalam sejarah dengan 21 Grand Slam, meskipun dia mengakui bahwa mereka memimpikannya.

“Jelas Anda bermimpi tetapi Anda tidak berbicara. Kami tidak berbicara tentang Grand Slam ke-21, kami tahu itu ada dan tekanan ada di sana. Cara untuk menghadapinya adalah dengan tidak menganggapnya penting. Nanti dibahas kalau sudah tercapai,” ujarnya.

Terakhir, sang pelatih mengatakan bahwa kehidupan di Melbourne benar-benar normal terkait pembatasan dan mengindikasikan bahwa negara yang memiliki jumlah kematian yang sama dengan yang tercatat di Spanyol dalam dua hari, haruslah dihormati.

“Dalam dua hari ini lebih banyak yang meninggal di Spanyol daripada di sini selama seluruh pandemi. Yang harus diakui dan harus respek."

"Ini harus serahkan pada ahlinya, seperti dikatakan Rafa, tapi memang benar mereka sudah buka tangan dalam hal pembatasan dan tidak seketat tahun lalu,” Moye menutup pembicaraan.***

Berita Rafael Nadal Lainnya:

Australian Open 2022: Tembus Semifinal, Rafael Nadal Selangkah Lagi Menjadi ''Raja Grand Slam''

Australian Open 2022: Rafael Nadal Berjumpa Denis Shapovalov di Babak Perempat Final

  • Sumber: Mundo Deportivo
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Tenis

    Kamis, 13 Januari 2022

    ITTF Yakin Kejuaraan Dunia Tenis Meja 2022 di Chengdu Berjalan Sesuai Rencana

    ITTF memastikan Chengdu dan Pemerintah Cina siap jadi tuan rumah kejuaraan dunia pada bulan April 2022.

    Tenis

    Sabtu, 15 Januari 2022

    Drama Visa Novak Djokovic Tuai Komentar dari Sesama Petenis

    Polemik keikutsertaan Novak Djokovic di Australian Open 2022 mengundang berbagai komentar dari para kolega.

    Tenis

    Senin, 17 Januari 2022

    Dejan Gluscevic Prihatin Tak Banyak yang Membela Novak Djokovic di Australia Open 2022

    Masalah yang dialami Novak Djokovic di Australia Open 2022, turut disorot eks pemain Pelita Jaya dan Mastrans Bandung Raya, Dejan Gluscevic.

    Tenis

    Kamis, 20 Januari 2022

    Australia Open 2022: Christopher Rungkat Kalahkan Juara French Open 2014

    Christopher Rungkat punya prestasi membanggakan dengan menundukkan juara French Open 2014 di babak pertama Australian Open 2022

    Terbaru

    Tenis

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Demi Dilihat Anak, Christopher Rungkat Ingin Main Tenis 5 Tahun Lagi

    Christopher Rungkat tak lagi muda. Namun, dia masih ingin bermain tenis agar dilihat sang putra.

    Tenis

    Jumat, 20 Mei 2022

    Kisah Aldila Sutjiadi di SEA Games 2021: Mata Kena Bola, Dapat Emas, dan Langsung Berangkat ke Roland Garros

    Aldila Sutjiadi melewati perjuangan berat untuk meraih medali emas SEA Games 2021 bersama Christopher Rungkat.

    Tenis

    Jumat, 20 Mei 2022

    Tenis SEA Games 2021: Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi Pertahankan Emas Ganda Campuran

    Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi sukses menyabet medali emas nomor ganda campuran, tenis SEA Games 2021, Jumat (20/5/2022).

    Tenis

    Kamis, 19 Mei 2022

    Tenis SEA Games 2021: Tembus Final, Christopher/Aldila Berpeluang Pertahankan Gelar

    Pertandingan cabor tenis di SEA Games Hanoi 2021 masih terus berlanjut.

    Tenis

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jelang French Open 2022, Rafael Nadal Akui Hidup dalam Bayangan Cedera

    Sejak Rabu (18/5/2022), Rafael Nadal sudah berlatih di Prancis.

    Tenis

    Rabu, 18 Mei 2022

    Tenis SEA Games 2021: Indonesia Sisakan 4 Wakil, Aldila/Christo Optimistis Raih Emas

    Rabu (18/5/2022), satu per satu petenis Indonesia tumbang di SEA Games 2021 hingga tunggal putri tidak bersisa.

    Tenis

    Selasa, 17 Mei 2022

    Bintang Tenis Australia Ini Coba Bunuh Diri Sebulan Lalu, Tak Ingin Rayakan Ulang Tahun Ke-22

    Destanee Aiava diselamatkan dari sebuah jembatan pada 17 April oleh tiga orang.

    Tenis

    Senin, 16 Mei 2022

    Wawancara Eksklusif Aldila Sutjiadi: Bicara Tenis hingga Perjuangan Melawan Online Abuse

    Tak jarang uang hadiah Aldila hanya mampu untuk mengganti biaya tiket dan penginapan saat bertanding.

    Tenis

    Senin, 16 Mei 2022

    Pengorbanan Christopher Rungkat, Tetap Bermain di Partai Ganda meski Kukunya Copot

    Christopher Rungkat tetap bermain meskipun kukunya lepas. Ini bukti kecintaan Christo terhadap Indonesia

    Tenis

    Senin, 16 Mei 2022

    Tenis SEA Games 2021: Main hingga Tengah Malam, Beregu Putra Akhirnya Sumbang Perak

    Tim tenis beregu putra Indonesia harus puas mendapatkan perak meski berjuang sampai tengah malam.
    X