Australia Open 2021 Ganti Opsi Karantina dengan Bangun Bubble

15 Oktober 2020, 20:40 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: I Gede Ardy Estrada
Cover artikel tenis. /(Grafis: M. Yusuf/Skor.id)

  • Pihal panitia Australian Open 2021 siap mengantisipasi kewajiban karantina dengan sistem bubble.
  • Pasalnya, karantina 14 hari mustahil dilakukan petenis menjelang turnamen grand slam tersebut.
  • Australian Open 2021 sejauh ini bakal tetap digelar sesuai jadwal, 18-31 Januari mendatang.

SKOR.id - Panitia Australian Open 2021 berencana menggelar turnamen grand slam tenis itu dengan protokol ketat selama pandemi Covid-19 belum reda.

Craig Tiley selaku Direktur Turnamen Australian Open mengatakan turnamen grand slam di Melbourne tersebut akan tetap berjalan pada 18-31 Januari 2021.

Namun, Craig Tiley menambahkan pihaknya tengah berupaya agar seluruh petenis yang tampil nantinya tidak harus menjalani karantina wajib selama 14 hari.

Karantina hanya akan diberlakukan secara sukarela dilakukan secara mandiri oleh para atlet di hotel atau tempat tinggal selama Australia Open 2021 berlangsung.

Seperti diketahui, turis atau pendatang yang datang ke Australia di masa pandemi Covid-19 harus mengisolasi diri selama 14 hari di hotel dengan biaya sendiri.

Namun, Craig Tiley mengakui bahwa aturan tersebut tidak akan dipraktekkan terhadap para petenis yang dijadwalkan tampil dalam Australia Open 2021.

"Jika pemain harus dikarantina dan berdiam di hotel selama dua pekan sebelum turnamen, itu tidak akan terjadi," ujar Craig Tiley dilansir dari Tennis 365.

"Anda tidak bisa meminta para pemain untuk menjalani karantina selama dua pekan dan kemudian keluar untuk menjalani turnamen grand slam."

"Kami bisa menerima sepenuhnya (regulasi) semua pendatang dari luar negeri harus menjalani regulasi melakukan isolasi selama dua pekan," imbuh Tiley.

Meskipun kondisi Melbourne saat ini masih masuk kategori zona merah Covid-19, Craig Tiley optimistis Australian Open 2021 akan tetap berjalan sesuai jadwal.

Sebagai upaya menghindari karantina wajib 14 hari, bubble atau area tertutup akan menjadi pilihan panitia. Dengan begitu kesehatan dan keselamatan peserta lebih terjamin.

Rod Laver Arena, lapangan utama tempat digelarnya Grand Slam Australia Open.
Rod Laver Arena, lapangan utama tempat digelarnya Grand Slam Australia Open. (Instagram.com/australianopen)

"Kami sedang bernegosiasi dan mencoba mendapatkan persetujuan terkait rencana kami menciptakan area karantina mandiri," Tiley mengungkapkan.

"Jadi, memungkinan akomodasi mereka (peserta) untuk berlatih dan keluar dari hotel ke lapangan atau sebaliknya selama dua pekan."

Tiley menambahkan bahwa pihak panitia Australia Open mencoba untuk mengadopsi apa yang telah diterapkan oleh Liga Football Austalia (AFL). 

"Kondisinya akan serupa dengan AFL. Bedanya, turnamen yang kami gelar menghadirkan para atlet dari luar negeri. Jadi risikonya lebih tinggi," kata Tiley.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Tenis Lainnya:

Gegara Covid-19, Tuan Rumah Australian Open 2021 Jadi Rebutan

Antisipasi Covid-19, Australia Open 2021 Siapkan 4 Rencana Besar

  • Sumber: Tennis 365
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Tenis

    Sabtu, 28 Maret 2020

    Craig Tiley Optimistis Konflik French Open dan Laver Cup Selesai

    Direktur Turnamen Australia Open Craig Tiley optimistis polemik antara penyelenggara French Open dan Laver Cup 2020 bisa selesai.

    Tenis

    Jumat, 3 Juli 2020

    Panitia Australia Open 2021 Optimistis Datangkan Penonton

    Tennis Australia siapkan berbagai skenario mulai dari protokol kesehatan, venue, hingga penonton untuk Australia Open 2021.

    Tenis

    Minggu, 26 Juli 2020

    Roger Federer Akan Comeback di Australian Open 2021

    Roger Federer dikabarkan kembali berlatih bulan depan demi bisa comeback dalam Grand Slam Australia Open 2021.

    Terbaru

    Tenis

    Rabu, 21 Oktober 2020

    Wawancara Sebastian Korda: Soal Rafael Nadal, Rahasia Keluarga, Golf, dan Jiwa Kompetitif Sang Kakak

    Sebastian Korda adalah anak laki-laki mantan petenis asal Ceko, Petr Korda, yang juara Australia Open 1998 dan runner up French Open 1992.

    Tenis

    Selasa, 20 Oktober 2020

    Rafael Nadal: Saya Salah Satu Petenis Terbaik Sepanjang Sejarah

    Rafael Nadal merasa puas dengan perjalanan kariernya sejauh ini dan bertekad meraih gelar major lainnya.

    Tenis

    Selasa, 20 Oktober 2020

    Dipuja Dunia, Roger Federer Justru Dapat Penolakan di Rumah Sendiri

    Rencana penggunaan nama petenis top Roger Federer sebagai arena olahraga di Kota Basel, Swiss, kembali gagal.

    Tenis

    Senin, 19 Oktober 2020

    Tak Ada Lagi Jadwal Operasi, Roger Federer Makin Pede Comeback di Australian Open 2021

    Roger Federer mengatakan bahwa pemulihan cedera lututnya berjalan sesuai rencana.

    Tenis

    Senin, 19 Oktober 2020

    VIDEO: Via Tiktok, Wimbledon Kenang Momen Menyakitkan Saat Kepala Rafael Nadal Terbentur

    Akun resmi Wimbledon di Tiktok mengunggah kenangan menyakitkan nan konyol dari Rafael Nadal.

    Tenis

    Minggu, 18 Oktober 2020

    Iga Swiatek Ingin Mampu Konsisten seperti Rafael Nadal

    Iga Swiatek mengatakan bahwa ambisi terbesarnya setelah juara French Open 2020 adalah tampil konsisten seperti sang idola Rafael Nadal.

    Tenis

    Minggu, 18 Oktober 2020

    Pelatih Yakin Novak Djokovic Bisa Lampaui Roger Federer soal Ini

    Marian Vadja yakin Novak Djokovic bisa melewati rekor Roger Federer sebagai petenis putra yang terlama di posisi nomor satu dunia.

    Tenis

    Sabtu, 17 Oktober 2020

    Arthur Ashe, Legenda Tenis yang Rela Miskin karena Memperjuangkan Hak Warga Kulit Hitam

    Karena sikapnya yang anti rasisme, Arthur Ashe tak memiliki penghasilan besar layaknya petenis-petenis bintang lain.

    Tenis

    Jumat, 16 Oktober 2020

    AELTC Ingin Turnamen Tenis Wimbledon 2021 Digelar, 3 Opsi Disiapkan

    AELTC menyiapkan tiga skenario untuk Wimbledon Open 2021 termasuk pertandingan tertutup tanpa penonton.

    Tenis

    Jumat, 16 Oktober 2020

    Mendadak Terkenal Usai Juara French Open 2020, Iga Swiatek dapat Dukungan Naomi Osaka

    Iga Swiatek mengaku mendapat dukungan moril dari Naomi Osaka.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X