Alasan Petenis Tampil Serbaputih di Turnamen Grand Slam Wimbledon

23 Juni 2021, 16:10 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Potret Roger Federer (kiri) dan Rafael Nadal ketika tampil di salah satu pertandingan Wimbledon Open.
Potret Roger Federer (kiri) dan Rafael Nadal ketika tampil di salah satu pertandingan Wimbledon Open. /instagram.com/wimbledon/

  • Turnamen tenis Grand Slam Wimbledon memiliki regulasi unik yang mengatur seluruh kontestannya berseragam serbaputih.
  • Aturan ini ternyata sudah berlaku sejak dua abad yang lalu dan didasari asas kesopanan yang berlaku pada masa tersebut.
  • Sejumlah petenis top, seperti Serena Williams dan Roger Federer, sempat coba mengakali aturan yang terkesan kaku di turnamen Wimbledon.

SKOR.id - Pada pekan depan, babak utama turnamen tenis Grand Slam Wimbledon bakal kembali bergulir di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris.

Dari empat turnamen tenis grand slam di dunia, Wimbledon memiliki keunikan tersendiri karena jadi satu-satunya yang digelar di atas lapangan rumput.

Selain itu, keunikan Wimbledon juga terdapat pada aturan yang mewajibkan seluruh kontestan berlaga dengan pakaian serbaputih.

Regulasi pakaian tanding serbaputih ini pun menjadi tradisi kuat karena sudah diterapkan sejak edisi pertama, 1877, dan terus bertahan hingga sekarang.

Sejumlah petenis top dunia tercatat pernah mengutarakan keberatan atas aturan berbusana di Wimbledon. Namun, penyelenggara bergeming dengan keputusannya.

Aturan ketat soal pakaian serbaputih di Wimbledon ini ternyata didasari oleh asas kesopanan yang berlaku untuk kaum perempuan di Inggris dua abad yang lalu.

Kala itu, menjadi sebuah hal tabu bagi kaum perempuan tampak berkeringat di ruang publik terlebih jika bercaknya menempel di bagian tertentu.

Pakaian putih pun dipercaya mampu menyamarkan bercak keringat lebih baik ketimbang pakaian dengan warna lain.

Secara teknis, pakaian putih yang cerah juga menimbulkan efek lebih dingin dibanding warna gelap terutama saat dipakai berlaga di bawah sinar terik matahari.

Johanna Konta mengembalikan bola lawan saat turun di Grand Slam Wimbledon 2019.
Johanna Konta mengembalikan bola lawan saat turun di Grand Slam Wimbledon 2019. (instagram.com/johannakonta)

Akan tetapi, pemakaian warna putih tak serta-merta membuat pemain tenis bisa terbebas dari bercak keringat. Sebab, pakaian tenis pada era itu begitu tertutup.

Pemain putri mengenakan gaun panjang, lengkap dengan sleeves yang menutup sampai area pergelangan kaki, sedangkan petenis putra memakai celana panjang berbahan katun.

Seiring dengan berjalannya waktu, permainan tenis terus mengalami perkembangan berkat ragam teknologi yang dimanfaatkan untuk menunjang performa atlet.

Seragam tanding tenis pun ikut berevolusi menjadi lebih ringan dan praktis. Namun, aturan pakaian serbaputih di Wimbledon tetap lestari.

Beberapa tahun yang lalu, aturan terkait dress code di Wimbledon makin diperketat setelah sejumlah atlet coba mengakali regulasi.

Misal, Serena Williams memakai celana pendek berwarna ngejreng di balik rok putihnya atau sepatu putih Roger Federer dengan bagian sol oranye.

Kini, seluruh peserta Wimbledon wajib menggunakan seragam tanding putih murni, warna turunan atau cream tak diterima.

Roger Federer tak sabar mengenakan pakaian baru dari UNIQLO saat bertanding
Roger Federer tak sabar mengenakan pakaian baru dari UNIQLO saat bertanding Dok UNIQLO Indonesia

Tak hanya pakaian, semua asesoris, pakaian dalam, sampai sepatu juga harus mengusung warna putih.

Bahkan, warna putih juga harus diaplikasikan pada sol sepatu meski bagian itu relatif jarang diperhatikan selama berlaga.

Dalam aturan resmi, warna lain sebenarnya masih bisa disematkan ke seragam tanding tetapi hanya berupa garis tunggal yang lebarnya tak lebih dari satu sentimeter.

Warna putih juga diterapkan untuk tape atau perban tetapi atlet masih diperbolehkan memakai warna lain jika keadaan mendesak.

 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Tenis Lainnya:

Mengenal Ons Jabeur, Petenis Arab Pertama yang Memenangi Gelar WTA

5 Favorit Juara Tunggal Putri di Wimbledon Open 2021

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Tenis

Kamis, 17 Juni 2021

Perusahaan Apparel Jepang Luncurkan Seragam Tanding Wimbledon untuk Roger Federer dan Kei Nishikori

Roger federer dan Kei Nishikori akan mengenakan pakaian baru dari UNIQLO pada Wimbledon 2021 dan beberapa turnamen ke depan

Tenis

Jumat, 18 Juni 2021

Resmi Mundur dari Wimbledon 2021, Naomi Osaka Comeback di Olimpiade Tokyo

Naomi Osaka ingin tampil di depan penggemar Jepang saat Olimpiade Tokyo.

Tenis

Senin, 21 Juni 2021

Cedera Betis, Milos Raonic Mundur dari Wimbledon 2021

Milos Raonic membuat keputusan besar untuk mundur dari Wimbledon 2021 karena cedera.

Terbaru

Tenis

Minggu, 1 Agustus 2021

Gagal Total di Tokyo 2020, Novak Djokovic Incar Medali Olimpiade Paris 2024

Novak Djokovic berharap karier panjang usai gagal meraih medali apapun di Olimpiade Tokyo.

Tenis

Minggu, 1 Agustus 2021

Terhadang Duo Non-Unggulan, Ambisi Aldila Sutjiadi Jadi Juara Ajang WTA Pupus

Aldila Sutjiadi kalah di final WTA LTP Charleston Pro Tennis pada Sabtu (31/7/2021).

Tenis

Sabtu, 31 Juli 2021

Tenis Olimpiade Tokyo 2020: Raket Terbang Iringi Kegagalan Novak Djokovic Raih Perunggu Tunggal Putra

Novak Djokovic takluk tiga set dari Pablo Carreno Busta dalam laga perebutan medali perunggu tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

Tenis

Jumat, 30 Juli 2021

Hasil Tenis Olimpiade Tokyo 2020: Novak Djokovic Kalah, Impian Golden Slam Pupus

Novak Djokovic gagal menyamai Rafael Nadal dan Andre Agassi sebagai petenis yang memenangi seluruh gelar grand slam plus emas Olimpiade.

Tenis

Kamis, 29 Juli 2021

Olimpiade Tokyo 2020: Daniil Medvedev Keluhkan Cuaca, Bisa Mati saat Bertanding

Daniil Medvedev mengeluhkan dirinya bisa mati di lapangan karena cuaca panas yang ekstrem di Olimpiade Tokyo.

Tenis

Rabu, 28 Juli 2021

Naomi Osaka Akui Terjebak Pusaran Tekanan Olimpiade Tokyo

Naomi Osaka sangat kecewa karena gagal mewujudkan target di Olimpiade Tokyo usai tersingkir di babak ketiga.

Tenis

Selasa, 27 Juli 2021

Hasil Tenis Olimpiade Tokyo 2020: Kejutan, Naomi Osaka Tersingkir di Babak Ketiga

Naomi Osaka kalah 1-6, 4-6 dari petenis Republik Ceko, Marketa Vondrousova, pada Selasa (27/7/2021).

Tenis

Selasa, 27 Juli 2021

Tenis Olimpiade Tokyo 2020: Tembus 16 Besar, Novak Djokovic Ungkit Tekanan Pertandingan

Novak Djokovic juga komentari lapangan yang panas, lembab, dan kurang angin pada Senin (26/7/2021).

Tenis

Senin, 26 Juli 2021

Tenis Olimpiade Tokyo 2020: 3 Tunggal Putri Unggulan Gugur di Babak Kedua

Tiga petenis tunggal putri dengan status unggulan pada Olimpiade Tokyo 2020 harus tersingkir pada babak kedua.

Tenis

Minggu, 25 Juli 2021

Tenis Olimpiade Tokyo 2020: Ashleigh Barty Tersisih di Babak Pertama

Kejutan terjadi dari cabor tenis Olimpiade Tokyo 2020 saat tunggal putri unggulan pertama, Ashleigh Barty, tersingkir prematur.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X