Alasan Petenis Tampil Serbaputih di Turnamen Grand Slam Wimbledon

27 Juni 2022, 14:44 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Roger Federer tak sabar mengenakan pakaian baru dari UNIQLO saat bertanding
Roger Federer tak sabar mengenakan pakaian baru dari UNIQLO saat bertanding /Dok UNIQLO Indonesia

  • Turnamen tenis Grand Slam Wimbledon memiliki regulasi unik yang mengatur seluruh kontestannya berseragam serbaputih.
  • Aturan ini ternyata sudah berlaku sejak dua abad yang lalu dan didasari asas kesopanan yang berlaku pada masa tersebut.
  • Sejumlah petenis top, seperti Serena Williams dan Roger Federer, sempat coba mengakali aturan yang terkesan kaku di turnamen Wimbledon.

SKOR.id - Pada pekan depan, babak utama turnamen tenis Grand Slam Wimbledon bakal kembali bergulir di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris.

Dari empat turnamen tenis grand slam di dunia, Wimbledon memiliki keunikan tersendiri karena jadi satu-satunya yang digelar di atas lapangan rumput.

Selain itu, keunikan Wimbledon juga terdapat pada aturan yang mewajibkan seluruh kontestan berlaga dengan pakaian serbaputih.

Regulasi pakaian tanding serbaputih ini pun menjadi tradisi kuat karena sudah diterapkan sejak edisi pertama, 1877, dan terus bertahan hingga sekarang.

Sejumlah petenis top dunia tercatat pernah mengutarakan keberatan atas aturan berbusana di Wimbledon. Namun, penyelenggara bergeming dengan keputusannya.

Aturan ketat soal pakaian serbaputih di Wimbledon ini ternyata didasari oleh asas kesopanan yang berlaku untuk kaum perempuan di Inggris dua abad yang lalu.

Kala itu, menjadi sebuah hal tabu bagi kaum perempuan tampak berkeringat di ruang publik terlebih jika bercaknya menempel di bagian tertentu.

Johanna Konta mengembalikan bola lawan saat turun di Grand Slam Wimbledon 2019.
Johanna Konta mengembalikan bola lawan saat turun di Grand Slam Wimbledon 2019. (instagram.com/johannakonta)

Pakaian putih juga dipercaya mampu menyamarkan bercak keringat lebih baik ketimbang pakaian dengan warna lain.

Secara teknis, pakaian putih yang cerah juga menimbulkan efek lebih dingin dibanding warna gelap terutama saat dipakai berlaga di bawah sinar terik matahari.

Akan tetapi, pemakaian warna putih tak serta-merta membuat pemain tenis bisa terbebas dari bercak keringat. Sebab, pakaian tenis pada era itu begitu tertutup.

Pemain putri mengenakan gaun panjang, lengkap dengan sleeves yang menutup sampai area pergelangan kaki sedangkan petenis putra memakai celana panjang berbahan katun.

Seiring dengan berjalannya waktu, permainan tenis terus mengalami perkembangan berkat ragam teknologi yang dimanfaatkan untuk menunjang performa atlet.

Seragam tanding tenis pun ikut berevolusi menjadi lebih ringan dan praktis. Namun, aturan pakaian serbaputih di Wimbledon tetap dilestarikan.

Beberapa tahun yang lalu, aturan terkait dress code di Wimbledon makin diperketat setelah sejumlah atlet coba "mengakali" regulasi.

Misal, Serena Williams pernah memakai celana pendek berwarna ngejreng di balik rok putihnya atau sepatu putih Roger Federer dengan bagian sol oranye.

Kini, seluruh peserta Wimbledon wajib menggunakan seragam tanding putih murni, warna turunan atau cream tak diterima.

Tak hanya pakaian, semua asesoris, pakaian dalam, sampai sepatu juga harus mengusung warna putih.

Bahkan, warna putih juga harus diaplikasikan pada sol sepatu meski bagian itu relatif jarang diperhatikan selama berlaga.

Dalam aturan resmi, warna lain sebenarnya masih bisa disematkan ke seragam tanding tetapi hanya berupa garis tunggal yang lebarnya tak lebih dari satu sentimeter.

Warna putih juga diterapkan untuk tape atau perban tetapi atlet masih diperbolehkan memakai warna lain jika keadaan mendesak.

Berita Tenis Lainnya:

Wimbledon 2022: Daftar Unggulan Tunggal Putra dan Putri

7 Petenis Seksi Akan Menaikkan Suhu di Wimbledon

Tag

Video

Berita Terkait

Tenis

Kamis, 17 Juni 2021

Perusahaan Apparel Jepang Luncurkan Seragam Tanding Wimbledon untuk Roger Federer dan Kei Nishikori

Roger federer dan Kei Nishikori akan mengenakan pakaian baru dari UNIQLO pada Wimbledon 2021 dan beberapa turnamen ke depan

Tenis

Jumat, 18 Juni 2021

Resmi Mundur dari Wimbledon 2021, Naomi Osaka Comeback di Olimpiade Tokyo

Naomi Osaka ingin tampil di depan penggemar Jepang saat Olimpiade Tokyo.

Tenis

Senin, 21 Juni 2021

Cedera Betis, Milos Raonic Mundur dari Wimbledon 2021

Milos Raonic membuat keputusan besar untuk mundur dari Wimbledon 2021 karena cedera.

Terbaru

Tenis

Minggu, 7 Agustus 2022

Kakak Beradik Ini Lolos ke Babak Kedua Kualifikasi Amman International Tennis Championships

Anthony Susanto dan David Agung Susanto melaju ke babak kedua kualifikasi AMMAN International Tennis Championships 2022.

Tenis

Minggu, 7 Agustus 2022

Petenis Putri Indonesia Mulai ''Rajin'' Dapat Gelar di Luar Negeri, Cambuk untuk Sektor Putra

Petenis putri Indonesia mulai rajin menyumbangkan gelar, berbeda dengan pemain putra yang bahkan belum rutin berkiprah di luar negeri.

Tenis

Minggu, 7 Agustus 2022

Wujud Kepedulian, Alexander Zverev Resmi Mendirikan Yayasan Diabetes

Alexander Zverev sekaligus mengaku bahwa dirinya juga penderita diabetes tipe 1.

Tenis

Sabtu, 6 Agustus 2022

11 Wakil Indonesia Ramaikan ITF M15 Amman International Tennis Championships 2022

ITF M15 Amman International Tennis Championships 2022 juga akan diikuti oleh 11 wakil tuan rumah.

Tenis

Sabtu, 6 Agustus 2022

Indonesia Kembali Gelar Turnamen Tenis ITF M15

Indonesia segera menjadi tuan rumah turnamen ITF M15 di Hotel Sultan, Jakarta

Tenis

Jumat, 5 Agustus 2022

Daniil Medvedev Rasakan ''Comeback Aneh'' di Los Cabos Open 2022

Petenis Rusia itu belum terbiasa dengan turnamen internasional pasca dilarang tanding di Wimbledon 2022.

Tenis

Rabu, 3 Agustus 2022

Runner-up Wimbledon 2022 Bikin Pola Pikir Nick Kyrgios Berubah

Nick Kyrgios harus puas menjadi runner-up di Wimbledon 2022 usai kalah dari Novak Djokovic di partai final.

Tenis

Selasa, 2 Agustus 2022

Nyambi Kuliah, Priska Madelyn Nugroho Back to Back Juara di Tunisia

Priska Madelyn Nugroho berhasil back to back juara tunggal dan ganda putri dalam sebuah turnamen ITF di Tunisia.

Tenis

Senin, 1 Agustus 2022

Simona Halep Sempat Terpikir Pensiun sebelum Usia 30 Tahun

Pelatih Patrick Mouratoglou memberikan semangat baru bagi Simona Halep untuk mencintai dunia tenis.

Tenis

Senin, 1 Agustus 2022

Jegal Carlos Alcaraz, Jannik Sinner Rebut Gelar ATP Perdana Tahun Ini

Jannik Sinner sukses merebut gelar Tur ATP perdananya tahun ini di Croatia Open 2022.
X